Belakangan ini di dunia ilmu pengetahuan Eropa sedang gempar dengan sebuah buku karya Harun Yahya (Adnan Oktar) yang berjudul ATLAS PENCIPTAAN (The Atlas of Creation). Buku ini menguak segala misteri di balik teori Evolusi dan mengungkap kebohongan-kebohongan yang tersimpan dalam teori ini. Konon buku ini juga mengungkapkan sebab-sebab logis dan ilmiah bahwa alam semesta yang kita tinggali ini memang diciptakan.

^_^ | Lantas apa masalahnya to Om? Kita kan sejak kecil sudah diajarkan klo alam ini ciptaan Allahimg.
*_* | Klo di Eropa dan Amrik sono lain, nak. Lagipula ini bukan cuma masalah percaya dan nggak percaya, tapi si Adnan Oktar ini membongkar kepalsuan teori evolusi. Gitu….

Lalu apa sih sebenarnya teori evolusi itu?

Teori evolusi merupakan teori yang menyatakan bahwa makhluk hidup yang ada termasuk kita (manusia) merupakan hasil kebetulan yang acak. Disamping itu, teori ini juga mengemukakan bahwa semua makhluk hidup memiliki nenek moyang yang kemudian berevolusi menjadi makhluk hidup yang ada sekarang. Pencetus teori ini adalahh Charles Darwin, seorang atheis dari Inggris. Karya hoax-nya diterbitkan dalam sebuah Buku yang berjudul “The origin of species” pada pertengahan abad 18. Karyanya menjadi best seller saat itu karena kemampuan ilmiah masyarakat Eropa yang rendah. Salah satu contoh teori tersebut adalah sebagai berikut:

Jerapah

Nenek moyang Jerapah pada mulanya berleher pendek, namun karena “kesadaran diri” untuk memakan bagian pohon yang masih muda, maka Jerapah berusaha untuk memanjangkan lehernya secara turun temurun. Sebagian dari jerapah berhasil dan yang lainnya tidak, yang tidak berhasil kemudian punah. Mekanisme ini disebut “Seleksi Alam (Natural Selection)”.

Lalu apakah teori tersebut masuk akal? Kalo kamu tanya pendapat aku, jawabannya adalah Tidak sama sekali. Kenapa begitu? Banyak pertanyaan yang belum terjawab.

  1. Bagaimana mereka makan ketika masih dalam rangka “memperpanjang” leher.
  2. Pasti ada bentuk transisi diantara jerapah “berleher pendek” dan jerapah “berleher panjang. Apakah pernah ditemukan binatang tersebut? Fosilnya? Jawabannya tidak.

Untuk lebih jelasnya bisa merujuk pada Wikipedia atau dari situs Harun Yahya.

^_^ | Om, katanya kita ini asalnya dari monyet, bener ga sih om?
*_* | Gila kamu klo percaya. Orang disebut mirip monyet aja marah. Masuk akal nggak klo ngomong kita ini turunan monyet? Pasti tambah dianggap gila sama orang-orang. DNA kita sa kera 80% berbeda, nak!

Lalu apa teori penciptaan itu?

Teori penciptaan adalah teori yang menyatakan bahwa segala yang ada di alam semesta ini mempunyai titik nol. Dengan kata lain, DICIPTAKAN. Teori ini mempunyai nama lain RANCANGAN CERDAS, yang menyatakan bahwa alam semesta ini telah dirancang sedemikian rupa, untuk menopang kehidupan. Singkat kata, teori ini mengakui keberadaan Tuhan. Teori ini didukung oleh seluruh ilmuwan Islam dan sebagian non-Islam. Salah satu teori ini adalah bahwa alam semesta ini mengembang (Relativitas Einstein) serta teori Big-Bang (ledakan besar) yang dikemukakan oleh kosmologis Rusia A. A. Friedmann.

bigbang

Teori ini lebih masuk akal dan sudah banyak terbukti. Penebar paling aktif teeori ini adalah Harun Yahya dalam setiap karya-karyanya. Beliau mengambil dalil dari Al-Quran, kalam Allahimg yang mustahil salah.

“Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman sesudah Al Qur’an itu?”

QS. Al-A’raf:185

Bagi orang Islam, percaya bahwa alam semesta ini ciptaan Allahimg adah wajib. Fardlu ‘Ain. Sesuai dengan:

“Allahimg Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak sesuatu, maka Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” Lalu jadilah.”

QS. Al-Baqarah:117

Dan Allahimg memerintahkan kita untuk mempelajari keagungan-Nya lewat alam semesta dengan akal.

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.”

QS. Al-Imron:190

Hal ini cukup jelas. Bagi umat Islam, diharamkan percaya pada teori evolusi yang tidak berdasar dan penuh kebohongan.

Lalu apa kesimpulan dari semua ini?

  1. Teori evolusi itu mendekati keruntuhan.
  2. Hal-hal yang berupa kebohongan sudah tidak lagi diterima secara utuh oleh publik.
  3. Sudah sepatutnya kita mulai menjadikan Al-Quran sebagai manual kehidupan kita dalam segala hal, baik itu berkeluarga, menuntut ilmu ataupun tatanan berbangsa dan bernegara.

^_^ | Om, kok tulisannya subyektif sih? Berat sebelah!
*_* | Lah gimana to, Nak? Aku iki wong Islam kok! Dan juga emang begitu kan keadaanya?
^_^ | Iya juga sih om.
* *nyengir*

Gambar diambil dari:
http://www.harunyahya.com/indo/buku/akal003.htm
http://www.crystalinks.com/bigbang.html