RCTIHari ini aku nonton FTV yang jadi kontroversi itu. Bahkan di tiga milis yang aku ikuti jadi kontroversi. Namun, setelah aku nonton, ternyata nggak ada yang istimewa dari FTV ini. Hah, kecewa aku buang waktu cuma liat cerita yang udah common banget. ** kirain ada adegan terbang atau adegan seru-seru yang lain **

Ceritanya gampang ditebak banget. Moral ceritanya seperti biasa.

  1. Setiap orang berhak diberi kesempatan kedua setelah melakukan kesalahan.
  2. Tuhan pasti menerima siapapun hambanya yang bertobat.
  3. Tiap orang harus memaafkan orang lain yang bersalah.

Bukannya seperti ini ada di agama manapun? Lalu mana kontroversinya? Bukankah di film-film religi Islam juga sama seperti itu?

Jadi selama ini adalah isu belaka kalo FTV ini dianggap sebagai jalan untuk memurtadkan. Buktinya aku nonton dan aku masih bergama Islam dan masih Muslim. Nggak percaya? Barusan aku masih sholat Maghrib, makanya nggak bisa langsung posting setelah FTV nya bubar. :)) Jadi menurut kesimpulanku, isu pemurtad-an yang disebarkan ini adalah upaya menaikkan rating dari tayangan tersebut. Hihihi…cara yang silly banget. :))

Satu hal yang memang benar tentang film ini adalah tidak adanya commercial break. That’s it.