Take The Lead - HIV/AIDS Campaign 2007

Kemarin iseng-iseng klik YM-nya Adit, say hello, lalu ngobrolin masalah ide buat nge-blog. Ternyata kita punya ide yang sama untuk nulis tentang lingkungan. Dia juga ingetin aku kalo hari ini hari AIDS Sedunia. Wew…hampir lupa. Yang aku inget sih cuman tanggal 2 Desember, ulang tahun mantan pacar pertamaku waktu SMP. Hihihihihi…. :D Akhirnya, aku pilih tema kondom dan hubungannya dengan HIV/AIDS. Nyoba nulis tentang sex lagi deh.

Gimana sih sejarahnya kondom?

Kondom sudah diciptakan sejak jaman Mesir kuno, 1000 tahun sebelum masehi. Pada awalnya, kondom diciptakan untuk mencegah penyakit kelamin macam Sifilis dan GO. Awal mulanya, diciptakan dari kain Linen lalu dari usus binatang. Baru awal abad ke-18, kondom dibuat dari Latex, itulah mengapa kondom begitu elastis. Setelah abad ke-19, bentuk kondom menjadi beraneka ragam, bahkan sekarang ada yang dilengkapi dengan berbagai macam rasa (coklat, pisang, anggur, strawberry, dll). Buat apa? Mestinya jangan tanyakan itu kepada aku, soalnya belum pernah cobain sih. Mungkin ada yang udah pernah? Atau pernah ikutan jadi tester kondom ituh?

Lalu bentuk kondom seperti apa sih?
Nah, bagi yang pengen tahu, bisa buka WikiPedia Indonesia bagian kondom. Mmm…aku attach aja ya disini.
Kondom
Kalo yang ini gambar kondom sebelum dipake. Kalo yang udah dipake sih biasanya dibuang di tempat sampah. Cuma orang iseng aja yang mo motret kondom bekas pakai. Jijik ah… :-&

Selain itu juga ada kondom untuk wanita loh. Ada juga kondom anti perkosaan. Tapi aku nggak bahas yang ini. Mungkin next time aja deh… ;))

Lalu HIV/AIDS itu apa?

HIV itu singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menjangkiti sistem kekebalan tubuh kita dan melumpuhkannya secara perlahan. Jika sudah selesai dalam masa inkubasi (biasanya 2-10 tahun, bergantung kekuatan tubuh yang terinfeksi), maka HIV menjalankan fase penyerangan dan orang tersebut dikatakan terjangkit AIDS.

AIDS sendiri singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu gejala menurunya kekebalan tubuh karena virus HIV. Orang yang terjangkit AIDS dipastikan sama seperti kanker ganas. Tergantung daya tahan tubuhnya. Yang jelas, ia tinggal menghitung hari menuju kematian.

Karena sifatnya yang menggerogoti sistem kekebalan tubuh, bukan HIV/AIDS lah yang membunuh manusia. Flu ringan yang bagi orang tanpa HIV/AIDS bisa sembuh dalam beberapa hari, bisa mengakibatkan kematian pada orang dengan HIV/AIDS. Serem ga tuh? :-O

Lalu penularan HIV/AIDS gimana?

HIV/AIDS dapat menular melalui:

  1. Hubungan seks.
  2. Transfusi darah.
  3. Pemakaian jarum suntik.

Selengkapnya bisa dibaca disini.

Lalu apa hubungannya kondom dengan HIV/AIDS

Dulunya para Ginekolog percaya bahwa kondom itu bisa mencegah semua penyakit kelamin. Namun ternyata, setelah penelitian lebih lanjut, ukuran virus HIV 4 kali lipat lebih kecil dari pori-pori kondom dalam keadaan normal (tidak meregang). Virus HIV 1/240 mikron, sedangkan pori-pori kondom 1/60 mikron. Bisa lebih besar lagi kalo meregang waktu dipake.

Nah, dengan demikian, virus HIV tentu mudah sekali melewati kondom. Coba bayangkan, truk selebar 4 meter aja cuman butuh jalan lebar 5 meter dah bisa jalan. Gimana kalo dikasi jalan selebar 16 meter? :D

Jadi orang pake kondom untuk apa?

Sebenarnya sekarang ini kondom lebih difokuskan sebagai alat kontrasepsi. Sebagai birth control program alias KB. Coz nggak semua orang cocok dengan obat-obatan dan operasi-operasi kontrasepsi. Kalo lantas kondom disalahgunakan untuk mencegah kehamilan pasangan yang tidak sah, bukan salah kondomnya sih. Itu murni salah orangnya.

Hmm…biasanya ada tips nya nih…

Kali ini nggak ada tips. Cuma ada satu jalan supaya nggak tertular HIV/AIDS. Hindari penyakit moral, seperti:

  1. Berciuman mulut ke mulut (french kiss).
  2. Seks bebas.
  3. Menggunakan narkoba.

Kok french kiss juga? Yup, HIV bisa masuk lewat pertukaran semua jenis cairan tubuh, termasuk liur.

Dan yang terakhir, terus berdo’a kepada Allahimg semoga kita terhindar dari ketidaksengajaan tertular virus HIV. Macam dari jarum yang nggak steril pas transfusi darah, dll. Jangan remehkan do’a loh. :D

Bibliografi: