Kesenjangan teknologi salah satu penyebab utama dari ketimpangan ekonomi dunia? Itulah yang dilansir IMF dalam laporannya yang bertajuk World Economic Outlook for 2007. Baca di detikinet.com

Aku akan coba mengomentari sedikit berita ini.

Menurut IMF, hal ini terjadi karena para pekerja teknologi dengan keahlian tinggi mendapat uang terlalu banyak misalnya saja Bill Gates, sang pemilik Microsoft. Demikian juga, perkembangan teknologi yang menggantikan keberadaan alat-alat tertentu membuat orang orang dengan skill rendah kehilangan pekerjaan dan semakin miskin.

Betul. Bisa dikatakan seperti itu. Tetapi hal itu nggak bisa serta merta dijadikan penyebab dari ketimpangan ekonomi. Seorang Bill Gates dengan jasanya memajukan peradaban sangat wajar mendapat gaji sedemikian besar. Bukannya aku belain Bill Gates, tapi rasanya emang fair begitu. Ketimpangan skill lah yang mengakibatkan ini. Maka yang perlu dikembangkan adalah peningkatan pendidikan. Bukan menghambat Bill Gates mendapat gaji tinggi.

“Inilah saatnya mengincar musuh utama kesenjangan ini yaitu perkembangan teknologi. Jika kita bisa menghentikan atau memperlambatnya, masyarakat dunia akan lebih seimbang secara ekonomi,” dukung Clive Crook, ekonom dari Universitas Oxford, Inggris mengenai anggapan ini.

Perkembangan teknologi jika dihambat akan menghambat perkembangan umat manusia sendiri. Solusinya adalah bukan menghambat perkembangan teknologi, tapi sharing teknologi tersebut. Ya…Open Source jawabannya. Dengan sistem ini, setiap orang akan mendapatkan skill yang sama karena masing-masing pengembang teknologi akan berbagi apa saja yang mereka ketahui dari penelitian mereka. Menghemat waktu dan juga dana.

Kalo emang IMF berniat untuk membantu perekonomian di dunia, kasi aja kredit lunak (dengan bunga 0,0001%) kepada negara berkembang untuk memajukan teknologinya, namun berdasarkan lisensi Open Source.

Ada yang setuju dan nggak setuju?